Jakarta – Sering dengar mitos rem tangan bisa jebol kalau sering dipakai nahan mobil di tanjakan? Jangan langsung percaya! Banyak pengemudi, terutama yang baru belajar, ragu menggunakan rem tangan saat berhenti di tanjakan, takut komponennya cepat aus atau rusak. Padahal, pemahaman ini perlu diluruskan.

Menurut para ahli otomotif, penggunaan rem tangan di tanjakan, dalam kondisi yang wajar, tidak akan merusak sistem pengereman secara signifikan. Rem tangan justru dirancang untuk membantu pengemudi dalam situasi seperti ini.

Rem Tangan: Bukan Sekadar Rem Parkir

Fungsi rem tangan lebih dari sekadar "rem parkir" saat mobil dalam keadaan mati. Rem ini adalah alat bantu penting saat menghadapi kondisi jalan menanjak atau menurun. "Rem tangan itu didesain untuk menahan beban mobil, termasuk di tanjakan. Asal digunakan dengan benar, aman kok," ujar seorang mekanik senior dari bengkel resmi di Jakarta Selatan.

Jenis Rem Tangan dan Cara Kerjanya

Ada berbagai jenis rem tangan yang umum ditemui, mulai dari model tuas konvensional, pedal, hingga Electronic Parking Brake (EPB). Prinsip kerjanya sama: memberikan tekanan pada kampas rem, baik tromol maupun cakram, di roda belakang (umumnya).

Pada mobil-mobil keluaran lama, bahkan ada sistem rem kombinasi cakram-tromol. Cakram berfungsi saat pedal rem diinjak, sementara tromol khusus untuk rem tangan. Meski komponen tromolnya lebih kecil, tetap dirancang untuk menahan mobil di tanjakan.

Kapan Rem Tangan Jadi Masalah?

Kerusakan pada sistem rem tangan lebih sering disebabkan oleh hal lain, seperti:

  • Penyetelan yang tidak tepat: Rem tangan yang terlalu kencang atau terlalu kendur akan membuat kampas cepat aus.
  • Kabel rem yang berkarat atau putus: Hal ini akan mengurangi efektivitas pengereman.
  • Penggunaan berlebihan saat mobil melaju: Menarik rem tangan saat mobil bergerak dengan kecepatan tinggi bisa merusak kampas dan sistem ABS.

Tips Aman Menggunakan Rem Tangan di Tanjakan

  1. Gunakan dengan bijak: Hindari menarik rem tangan terlalu keras, cukup sampai terasa mobil tertahan.
  2. Perhatikan kondisi kampas rem: Rutin periksa ketebalan kampas rem dan ganti jika sudah tipis.
  3. Kombinasikan dengan teknik hill start assist (jika ada): Fitur ini akan membantu menahan mobil beberapa detik saat Anda memindahkan kaki dari pedal rem ke pedal gas.
  4. Periksa dan setel rem tangan secara berkala: Bawa mobil Anda ke bengkel terpercaya untuk diperiksa dan disetel rem tangannya.

Kesimpulan:

Penggunaan rem tangan untuk menahan mobil di tanjakan adalah hal yang wajar dan aman, asalkan dilakukan dengan benar dan dirawat secara berkala. Jangan termakan mitos yang tidak berdasar. Yang terpenting adalah selalu jaga kondisi sistem pengereman mobil Anda agar tetap prima demi keselamatan berkendara.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini