Ekspansi produksi otomotif terus menggeliat. PT Astra Daihatsu Motor (ADM) baru saja meresmikan pabrik barunya di Karawang, Jawa Barat, menandai babak baru dalam produksi kendaraan mereka. Pabrik yang berlokasi strategis ini diproyeksikan menjadi pusat produksi model-model andalan, khususnya yang sebelumnya diproduksi di pabrik Sunter.
Fokus awal produksi akan tertuju pada city car kembar, Daihatsu Ayla dan Toyota Agya, yang akan memenuhi permintaan pasar domestik. Tak hanya itu, pabrik Karawang juga akan menjadi basis produksi Toyota Wigo untuk pasar ekspor.
Namun, kejutan tak berhenti di situ. Mulai bulan Mei, lini produksi pabrik Karawang akan semakin sibuk dengan tambahan produksi MPV sejuta umat, Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia. Langkah ini mengindikasikan optimisme ADM terhadap permintaan pasar yang terus meningkat.
"Agya dan Ayla akan diprioritaskan untuk pasar domestik, sementara Wigo untuk ekspor. Mei nanti Avanza dan Xenia akan menyusul diproduksi di sini," jelas salah seorang petinggi ADM usai peresmian pabrik.
Hingga akhir tahun, pabrik Karawang akan fokus pada lima model tersebut. Nasib Daihatsu Sigra dan Toyota Calya? Untuk sementara, keduanya masih akan tetap diproduksi di pabrik Sunter. ADM memastikan belum ada rencana untuk memindahkan produksi kedua model LCGC tersebut ke Karawang dalam waktu dekat.
Pabrik Karawang yang berdiri di atas lahan seluas 26 hektar ini mengusung konsep ESSC (Evolution-Simple-Slim-Compact), menjadikannya fasilitas produksi yang efisien dan modern. Dengan kapasitas produksi mencapai 140 ribu unit per tahun, pabrik ini semakin memperkuat posisi ADM sebagai salah satu produsen otomotif terbesar di Indonesia. Secara total, seluruh pabrik Daihatsu di Indonesia kini mampu memproduksi hingga 530 ribu unit mobil per tahun.
Keunggulan pabrik ini juga terletak pada integrasi tiga fasilitas utama: Body, Painting, dan Assembling, yang didukung oleh teknologi terkini. Lebih dari 1.700 pemasok, termasuk 700 UMKM, turut berperan dalam rantai pasok yang solid, dengan tingkat lokalisasi mencapai 80 persen.
Selain itu, ADM juga berkomitmen terhadap keberlanjutan lingkungan dengan mengoptimalkan produksi yang mampu mengurangi emisi karbon hingga 20 persen. Pabrik Karawang tak hanya menjadi pusat produksi, tetapi juga wujud komitmen ADM terhadap inovasi, efisiensi, dan keberlanjutan di industri otomotif Indonesia.